Penyakit Biduran

Penyakit Biduran – Penyakit Biduran atau kaligata merupakan nama lain dari penyakit kulit urtikaria, adalah bilur (luka panjang seperti terkena cambuk) berupa benjolan kecil berwarna agak keputih-putihan dikelilingi warna agak kemerahan serta menimbulkan rasa gatal-gatal.

Penyakit Biduran

Penyakit Biduran

Penyakit Biduran

Terjadinya Penyakit Biduran sebagai akibat gangguan sistem kekebalan pada muka, kelopak mata, telapak tangan dan kaki atau bagian tubuh lainnya. pemicunya adalah memakan udang, kepiting, ikan asin, telur, coklat, dan dasar penyebabnya adalah “Atopi”

Atopi adalah suatu keadaan atau kelainan alergi yang sifatnya diturunkan dari dalam suatu keluarga dengan manifestasi penyakit seperti : dermatitis atopik (radang kulit yang sifatnya berulang-ulang, kelainan kulit ruam yang timbul pada tempat-tempat tertentu dengan tanda-tanda khas sesuai umur bayi, anak atau dewasa), urtikaria (biduran), asma, sering pilek dan bersin sampai hidung mampet, biasanya terdapat pula tanda dan gejala yang ada pada penderita tersebut yaitu :buras di wajah, lingkaran mata yang gelap, kulit kering dan wajah agak pucat.

Penyebab Biduran

Penyebab Penyakit Biduran adalah :

  1. Bahan yang sering berkontak dengan tubuh misalnya sabun cair, sabun antiseptik, hand and body lotion yang tidak sesuai, bedal salicyl, dan sebagainya
  2. Makanan tertentu misal ikan laut (cumi, udang)
  3. Obat seperti golongan penisilin, penghilang rasa sakit, sulfa, tetra, dan sebagainya

Penderita penyakit biduran biasanya akan mengalami benjolan atau juga bentol yang muncul di sebagian tubuhnya dan bisa juga terjadi dis eluruh tubuh. Jadi sebaiknya jika terkena biduran maka lakukan pengobatan biduran agar gejalanya tidak berubah menjadi semakin parah. Biasanya gejala penyakit biduran ini akan muncul dan akan hilang dengan cepat perlahan-lahan kurang dari 24 jam. Penyebab dari biduran sendiri adalah karena beberapa hal berikut ini seperti mengonsumsi jenis obat-obatan tertentu, karena makan-makanan tertentu, akibat infeksi pada jamur, bakteri serta bisa juga diakibatkan oleh serangan parasit.

Obat Biduran

Untuk mengobati penyakit biduran akut maka biasanya adalah solusi pertamanya karena bisa bekerja dengan lebih cepat dan bisa membantu meredakan gatal serta kemerahan dengan minum obat biduran dibawah ini :

  1. Antihisatamin
    Obat Antihistamin ini biasanya akan memblokir dan menghambat efek histamin yang bisa menyebabkan biduran muncul, sehingga akan membantu menghilangkan rasa gatal-gatal dan mampu mengurangi terjadinya suam serta kemerahan. Salah satu contohnya adalah : cetirizine, fexofenadine, loratadine, CTM, iterhistin. Sebelum memakai, maka bacalah terlebih dahulu mengenai dosis, kontraindikasi dan juga mengenai efek samping karena pada sebagian antihistamin akan memberikan efek seperti rasa kantuk.
  2. Kortikosteroid
    Obat kortikosteroid ini biasnaya diresepkan oleh dokter untuk pemakaian dalam jangka waktu yang singat dengan dosis yang tinggi. Misalnya adalah obat prednison, metil prednison, dan juga dexametason. Jenis obat kortikosteroid ini biasanya bisa membantu mengatasi masalah biduran dengan cara menekan sistem daya tahan tubuh sehingga untuk gejala penyakit biduran biasanya tidak terlalu parah dan bisa menjadi lebih ringan. Biasanya dalam penggunaan obat kortikosteroid ini lama penggunaan hanya digunakan sekitar 3-5 hari. Penggunaan dalam jangka waktu panjang sebaiknya dihindari karena akan menimbulkan berbagai efek samping dan terjadinya komplikasi seperti tekanan darah tinggi atau hipertensi, glaukoma, katarakan serta penyakit diabetes atau jika seseorang sudah menderita penyakit diabetes maka akan membuat keadaannya menjadi semakin memburuk.

Sedangkan hal yang bisa dilakukan untuk mengobati penyakit biduran kronik yang lebih sering hilang serta muncul yang akan terjadi menjadi semakin kompleks, karena selain membantu mengobati penyakit biduran yang masih saja berlangsung namun juga harus berusaha untuk menghindari dan menjauhi pemicu yang membuat biduran menjadi semakin parah atau mengalami kekambuhan. Jika Anda memiliki penyakit urtikaria atau biduran kronis serta angiodema atau terjadinya pembengkakan pada lapisan kulit yang lebih dalam. Kemungkinan Anda untuk dirujuk ke dokter kulit atau spesialis kulit. Karena angidema sendiri bisa berpeluang besar dan lebih serius untuk bisa menyebabkan terjadinya sesak nafas yang akan membuat saluran nafas mengalami pembengkakan.

  1. Salah satu jenis obat biduran kronis adalah menthol cream. Menthol cream yang saat ini banyak digunakan sebagai jalan alternatif atau juga disamping penggunaan anthistamin karena membantu meringankan dan meredakan rasa gatal-gatal pada kulit.
  2. Tablet kortikosteroid
    Tablet ini biasanya digunakan dengan dosis yang singat misalnya seperti Prednison. Kemungkinan terjadinya efek samping adalah peningkatan pada nafsu makan dan juga berat badan, perubahan suasana hati dan mengalami insomnia atau susah tidur.

Cara Mengobati Biduran Alami

Pengobatan Penyakit Biduran

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

– 3 buah asam yang sudah tua
– 1/2 sendok teh garam
– 1/2 sendok makan air kapur sirih

Cara Pemakaian :

– Masukkan buah asam, garam, dan air kapur sirih ke dalam wadah masak.
– Rebus semua bahan dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas.
– Setelah dingin, saringlah air rebusan.
– Minum ramuan 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

– Cuka beras putih secukupnya
– Jahe secukupnya

Cara Pemakaian :

– Jahe dimemarkan hingga hancur
– Lalu direbus dengan air secukupnya dan tambahkan cuka beras putih
– Biarkan hingga mendidih
– Setelah dingin air rebusannya diminum
– Lakukan 2 kali sehari

 Penyakit Biduran


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Biduran dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Biduran and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>