Penyakit Biduran Pada Anak

Penyakit Biduran Pada Anak – Penyakit biduran adalah penyakit yang biasanya menyerang bagian kulit. Biasanya penyakit ini disebabkan karena keracunan yang terjadi karena makanan, perubahan cuaca, dan juga disebut dengan penyakit alergi. Makanan juga bisa menjadi penyebab dari biduran, makanan yang biasanya menyebabkan biduran terjadi dalah udang, kepiting, dan juga cumi-cumi. Cara mengatasi penyakit biduran pada anak dilakukan dengan mencari penyebab terjadinya biduran dengan mengecek terlebih dahulu apakah anak mengalami alergi akibat makanan. Kemudian jika terdapat makanan yang dicurigai menjadi penyebab dari biduran ini adalah hentikan konsumsi makanan tersebut. Kemudian taburi biduran dengan bedak yang bisa mengobati biduran. Jika biduran tidak hilang juga, maka berikanlah antihistamin dan perhatikan dosisnya.

Penyakit Biduran Pada Anak

Penyakit Biduran Pada Anak

Penyakit Biduran Pada Anak

Cara mengobati penyakit biduran pada anak dengan cara alami dilakukan dengan mengonsums ramuan yang alami. Ramuan alami adalah 15 lembar daun pamujung, ten klembak sesendok, dan ½ sendok teh daun meniran. Kemudian resbulah semua bahan ini dengan 1 ¼ gelas air. Kemudian biarkan ramuan ini hingga mendidih dan sisakan hingga ¼ gelas air. Diamkan ramuan ini hingga dingin. Dan minumlah air rebusan ini. Ramuan ini berfungsi untuk mengatasi masalah biduran dan juga keracunan yang bisa dinetralisir.

Cara mengobati penyakit biduran pada anak yang lainnya adalah ambillah batu bata merah, dan kemudian ditumbuk hingga halus, kemudian disangrai. Setelahh itu, bungkuslah dengan kain dan juga gosokkan pada bagian wajah atau juga tubuh yang mengalami biduran saat bubuk batu bata ini masih hangat-hangat kuku.

Untuk mengobati masalah biduran pada anak juga bisa dilakukan dengan bumbu merica. Bumbu merica ini dilakukan dengan mengolesi pada bagian tubuh. Pertama tumbuklah hingga halus dan kemudian dicampur dengan minyak tanah. Atau ramuan ini bisa juga dilakukan dengan meminum ramuan seduhan dari buah pinang yang sudah disangrai terlebih dahulu.

Proses Penyakit Biduran

Penyakit biduran biasanya terjadi disaat seseorang terkena pemicu dari biduran, dan setelah itu yang terjadi pada beberapa sel yang ada di dalam tubuh kemudian melepas histamin atau juga zat-zat lainnya. Hal inilah yang kemudian menyebabkan terjadinya kebocoran di dalam cairan pada pembuluh darah kecil yang letaknya dibawah kulit. Kemudian cairan ini akan membentuk suatu bentolan yang berkumpul pada bawah kulit yang disebut dengan istilah biduran.

Penyebab dari biduran hingga saat ini adalah atopi. Atopi merupakan salah satu kondisi atau juga kelainan yang terjadi pada oenyakit alergi yang sifatnya bisa diturunkan dari faktor genetik misalnya salah satu anggota keluarga dengan riwayat kesehatan menderita penyakit biduran, radang kulit yang terjadi secara berylang, munculnya pada tempat tertentu dengan adnaya suatu tanda atau gejala yang khas yang sesuai dengan usia, penyakit asma, sering mengalami pilek, bersin sampai mengalami masalah hidung tersumbat. Hal ini biasanya juga bisa terjadi dalam bentuk tanda yang lain misalnya adalah seperti bentuk lingkaran mata hitam, kulit yang kering dan wajah yang terlihat agak pucat.

Salah satu penelitian menunjukkan bahwa, sekitar 80 persen tidak diketahui penyebab dari biduran muncul. Ketidakjelasan dan ketidakpastian ini penyebab dari timbulnya uritkaria yang diakibatkan oleh faktor yang sangat berpengaruh paling banyak dan hingga saat ini masih susah untuk dipastikan lebih jelas.

Namun faktor pemicu dari terjadinya biduran adalah karena beberapa hal dibawah ini :

  1. Obat antibiotik misalnya seperti penggunaan penicilin, sulfa, dan tetrasiklin, obat untuk menghilangkan rasa sakit, obat jenis aspirin, obat hormonal dan juga penggunaan pil kontrasepsi.
  2. Makanan : makanan yang bisa memicu terjadinya biduran adalah seperti udang, ikan, putih telur, kerang, cokelat, kacang, susu, tomat, keju, bawang dan jenis makanan lainnya yang mengandung bahan pengawet serta bahan penyedap rasa.
  3. Bahan : bahan yang sering kontak dengan tubuh kita seperti bahan kimia sabun cair, hand and body
  4. Gigitan akibat serangga seperti nyamuk, lebah dan yang lainnya.
  5. Inhalan dari jenis serbuk sari bunga, spora jamur, debu, bulu binatang dan juga penggunaan aerosol.
  6. Kontak langsung dengan kutu binatang, sebruk tekstil, air liur dari binatang serta yang lainnya.

Penanganan Penyakit Biduran

Penanganan penyakit biduran pada anak adalah dengan menghindari penyebab atau juga faktor pemicu dari biduran muncul agar bisa membantu mengurangi resiko terjadinya penyakit biduran. Cara yang baik dalam membantu menemukan faktor pemicu dari biduran adalah dengan mencatat obat, makanan serta bahan yang jika sedang diminum atau juga sedang digunakan menimbulkan efek samping terjadinya biduran. Sebaiknya, saat biduran datang, jangan digaruk. Karena jika digaruk, hal ini akan membuat bahan aktif dari histamin lama kelamaan akan semkain banyak keluar dan bagian yang digaruk juga akan terasa lebih gatal.

Biasanya dokter akan memberikan jenis obat anti histamin. Obat ini sangta bermanfaat dalam membantu mengendalikan gejala serta tanda untuk sebagian kasus penyakit biduran namun tidak bisa menghilangkan penyebab yang terjadi. Biasanya obat biduran yang dipakai adalah jenis kortikosteroid yang bisa diberikan jika pengobatan dengan menggunakan anti histamin saja tidak cukup. Obat ini akan bekerja menghilangkan bengkak, kemerahan dan juga gatal-gatal. Namun hanya dengan diminum saja dalam waktu sebentar karena efek samping yang dihasilkan lumayan besar.

Penyakit Biduran Pada Anak

Posted in Biduran | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Biduran Pada Kulit

Penyakit biduran pada kulit sering kali terjadi karena penyebabnya adalah darah kotor, udara yang dingin dan bisa disebabkan juga oleh alergi suatu makanan tertentu. Biasanya makanan yang menjadi sumber dari penyakit biduran ini adalah makanan seperti ikan laut, udang , dan telur. Tanda-tanda orang yang terkena penyakit biduran adalah bintik-bintik dikulit yang terasa gatal-gatal.  Namun jika digaruk bintik-bintik itu akan makin menyebar luas ke bagian tubuh lainnya.  Penyakit biduran ini dapat berlangsung  dari beberapa menit hingga sampai beberapa hari selanjutnya. Biasanya penyakit ini tidak berbahaya dan hanya meninggalkan bekas, namun hal ini tidak juga boleh disepelekan, bisa saja ini merupakan gejala dari suatu penyakit serius bila bersamaan dengan angioderma (urtikaria yang mengenal lapisan bawah kulit dan mukosa), karena jika saluran nafas bisa menyebabkan s sehingga menyebabkan masalah pada kematian. Sekitar 40 persen penderita penyakit biduran krinus ini akan menderita angioderma.

Penyakit Biduran Pada Kulit

Penyakit Biduran Pada Kulit

 

Penyakit Biduran

Biduran adalah bentolan berwarna merah dengan ukuran beragam, dari kecil hingga besar, dan terasa gatal. Umumnya, biduran timbul akibat reaksi alergi atau gangguan sistem kekebalan tubuh dan akan menghilang sendirinya. Penyebab biduran adalah udara dingin, obat-obatan, gigitan serangga, dan lain-lain. Makanan laut seperti udang, kepiting, dan cumi-cumi dapat pula menimbulkan biduran.

Penyebab penyakit biduran pada kulit adalah allergen. Alergen adalah bahan pencetus terjadinya alergi . Walaupun demikian, setiap penderita biduran  mempunyai jenis allergen masing-masing misalnya terhadap satu makanan tertentu seperti udang saja, namun terhadap daging ayam atau protein lainnya tidak.

Obat Biduran

Penyakit biduran pada kulit ringan biasanya gejala yang dirasakan akan hilang dengan sendirinya tana melakukan pengobatan. Lain halnya jika biduran yang mempunyai masalah cukup berat, dibutuhkan obat minum untuk mnegatasi hal tersebut. Obat yang biasa digunakan adalah obat antihistamin (CTM, difenhidramin, setirizin, lotaradin, interhistin,  dll). Atau kombinasi antihistamin dengan kortikosteroid misalnya alegi, dextafen, dexteem, dll. Setelah mengkonsumsi obat ini, umumnya gejala biduran segera hilang, tapi bukan berarti sembuh sempurna. Di lain waktu, jika terpapar alergen lagi, biduran akan muncul kembali.

Penyakit biduran pada kulit yang secara umum adalah istilah untuk keracunan berbagai jenis makanan atau perub ahan cuaca yang disebut juga dengan alergi. Penyembuhannya dapat dilakukan dengan cara dibawah ini :

  • Minumlah ramuan berupa 15 lembar daun pamujung, sesendok ten klembak dan setengah sendok the daun meniran. Rebuslah hingga bahan dengan satu seperempat gelas air. Biarkan sampai mendidih sampai airnya tinggal  tiga seperempat gelas. Minumlah air rebusan ini. Biasanya dengan meminum ini, keracunan dari segala jenis makan akan dapat dinetralisir.
  • Mengolesi bagian tubuh yang biduran dengan merica yang telah ditumbuk halus dan dicampur dengan minyak tanah. Atau meminum air seduhan buah pinang yang telah disangrai.

Selain obat herbal ada juga obat medis yang diberikan oleh dokter  bila biduran pada lkulit muncul terus menerus selama beberapa hari atau disertai kepala rasa ringan atau kesulitan bernapas, segera ke dokter. Biasanya dokter akan memberikan obat antihistamin. Sedangkan untuk kasus yang lebih hebat, dokter akan memberikan suntikan adrenalin (epinephrine). Kadang dokter member resep obat kortikosteroid.

Jika Anda mengalami biduran, lakukan hal-hal sebagai berikut :

  1. Carilah penyebab biduran yang Anda derita dengan mengecek makanan yang Anda konsumsi
  2. Hentikan mengkonsumsi makanan yang dicurigai sebagai penyebab timbulnya biduran
  3. Taburi biduran dengan bedak antigatal
  4. Minum obat atihistamin, seperti CTM dengan dosis sesuai petunjuk penggunaan

Cara Menyembuhkan Biduran

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

– 15 helai daun pamujung
– 1 sendok teh klembak
– 1/2 sendok teh dain meniran

Cara Pemakaian :

– Ketiga bahan direbus dengan 1 1/4 gelas air
– Biarkan hingga mendidih dan airnya tinggal 3/4 gelas
– Diamkan sampai hangat dan minum

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

– Batu bata merah secukupnya

Cara Pemakaian :

– Batu bata merah di tumbuk sampai halus
– Kemudian di sangrai (digoreng tanpa menggunakan minyak) dengan wajan
– Setelah itu bungkus dengan kain
– Gosokkan ke bagian yang mengalami biduran selagi hangat-hangat kuku

3. Cara Ketiga

Bahan-Bahan :

– Merica secukupnya
– Minyak tanah secukupnya

Cara Pemakaian :

– Merica di tumbuk sampai halus
– Lalu tambahkan minyak tanah
– Aduk sampai merata
– Oleskan pada tubuh yang biduran

Untuk pencegahan yang dilakukan pada penyakit biduran adalah sebaiknya usahakan untuk mencari apa yang menjadi penyebab dari alergi dan sebaiknya perhatikan terlebih dahulu apa saja yang sedang disentuh, dimakan dan seda diisap disaat terjadinya biduran. Jika penyebabnya adalah karena makanan, maka sebaiknya hindarilah jenis makanan tadi. Namun jika penyebabnya adalah akibat udara yang dingin, Anda bsia mengatasinya dengan mengenakan pakaian yang tebal dan juga pakaian yang hangat untuk membantu menghangatkan tbuh Anda, dan jika perlu Anda bisa menggunakan sarung tangan atau juga menggunakan kaus  kaki.

Hindarilah jenis penyebab atau pemicu dari alergi. Termasuk beberapa diantaranya adalah jenis makanan dan juga penyedap rasa, obat-obatan dan juga beberapa kondisi misalnya adalah seperti udara panas, dingin dan akibat stres yang terjadi dengan berlebihan.

Penyakit Biduran Pada Kulit

http://biduran.com/penyakit-biduran-pada-kulit/

Posted in Biduran | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Biduran

Gejala Biduran – Biduran atau dalam bahasa ilmiah disebut dengan Urticaria adalah reaksi alergi pada kulit yang ditandai rasa gatal dan kulit yang memerah. Penyebab biduran umumnya yaitu gigitan serangga, bahan kimia (contohnya dalam sabun), ataupun sengatan dari permukaan luar suatu jenis tumbuhan yang langsung mengenai kulit. Biduran bahkan dapat disebabkan oleh stres.

 Gejala Biduran

Gejala Biduran

Gejala Biduran

Gejala Biduran :

  • Kulit memerah
  • Bengkak
  • Gatal pada area kulit tertentu yang dapat berlangsung selama beberapa menit, beberapa jam, hingga mencapai 2 minggu

Daam dunia kedokteran biduran disebut dengan Urtikaria. Urtikaria merupakan salah satu bentuk reaksi yang terjadi pada kulit akibat dari berbagai penyebab dan biasanya ditandai dengan gejala seperti pembengkakan atau edema yang setempat yang bisa cepat muncul dan bisa menghilang dengan secara perlahan, selain itu warnanya kemerahan atau berwarna agak pucat, dan meninggi pada permukaan kulit yang juga disertai dengan adanya rasa gatal-gatal, serta adanya rasa tersengat atau juga tertusuk. Di negara kita, biduran atau urtikaria biasanya dikenal dengan nama lain seperti kaligata atau biduran. Angioderma merupakan urtika yang berhubungan lapisan kulit yang juga lebih dalam dan bisa mengenai saluran napas, saluran cerna serta organ kardiovaskular. Dan berdasarkan serangan yang bisa dibedakan menjadi urtikaria akut jika terjadi suatu serangan yang bisa saja terjadi dan kejadiannya kurang dari 6 mingu serta urtikaria kronik yang terjadi jika lebih dari 6 minggu. Urtikaria atau biduran yang biasanya lebih banyak dijumpai di semua usia.

Pemeriksaan Biduran

Beberapa pemeriksaan penunjang yang dilakukan pada penyakit biduran biasanya dibutuhkan untuk membuktikan adanya penyebab dari biduran dan juga disiesuaikan dengan suatu indikasinya. Selain itu, pemeriksaan darah, pemeriksaan air seni dan pemeriksaan tinja rutin yang dilakukan untuk membantu menilai ada atau tidaknya suatu infeksi yang ada dan bersembunyi serta kelainan yang terjadi di alat dalam. Selain itu, pemeriksaan gigi, telinga, hidung, tenggorokan juga dibutuhkan untuk membantu menyingkirkan terjadinya infeksi fokal.

Selain itu, pemeriksaan imunologis misalnya seperti pemeriksaan kadar IgE, aosinofil, dan juga komplemen. Pemeriksaan atau tes kulit walaupun pengunaannya sudah terbatasa namun bisa dilakukan juga untuk membantu menegakkan diagnosis. Uji gores dan uji tusuk yang bisa digunakan dalam mencari alergen atau penyebab dari alergi. Selain itu, tes eliminasi makanan dengan menghentikan semua makanan yang dianggap sebagai penyebab selama beberapa waktu, kemudian mencobanya lagi satu per satu. Pada penyakit biduran atau urtikaria fisik yang terjadi karena sinar maka bisa dilakukan tes foto tempel. Tes menggunakan es dan tes menggunakan air hangat.

Cara Mengobati Biduran

Pengobatan penyakit biduran yang paling tepat adalah dengan menghindari apa yang menjadi penyebab dari penyakit biduran terjadi. Jika hal ini tidak memungkinkan maka bisa mencoba mengurangi penyebab yang terjadi, selain itu sedikit demi sedikit tidak menggunakan dan juga tidak melalkukan kontak dengan penyebabnya. Pengobatan penyakit biduran yang bisa dilakukan secara mandiri dirumah adalah :

  1. Hindari penyebab alergi atau alergen yang sudah diketahui
  2. Hindari makanan serta penyedap makanan dan obat-obatan
  3. Jika penyebabnya karena situasi seperti panas, dingin atau stres dan depresi maka sebaiknya dijauhi.
  4. Membuat catatan
  5. Mencatat kapan serta dimana biduran yang terjadi dan juga mengenai apa saja yang kita makan.

Hal ini jika dilakukan dengan teratur maka akan membantu Anda serta dokter untuk bisa membantu mencari penyebab dari biduran. Kemudian berrsihkanlah lingkungan yang ada disekitar rumah Anda sehingga akan membantu mengurangi terjadinya paparan akibat debu.

Hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit biduran ini adalah sangat mudah, sebaiknya Anda berhati-hati dengan jenis makanan tertentu yang akan memicu dari terjadinya penyakit biduran dan juga hal sebaliknya serta menghindari agar biduran tidak kambuh lagi. Jika penyebab dari biduran adalah karena situasi cuaca dingin, maka sebaiknya Anda bisa menggunakan jaket yang agak tebal dan hindarilah daerah yang suhunya dingin. Jika memang harus terpaksa maka sebaiknya persiapkanlah diri Anda dengan membawa obat atau juga membawa ramuan alami tertentu dalam membantu mencegah terjadinya penyakit biduran.

Pengobatan Tradisional Gejala Biduran

  1. Ramuan Pertama
    Bahan-Bahan :
    - 30 gram jombang
    – 400cc air

    Cara Pemakaian :
    - Jombang di cuci sampai bersih
    – Kemudian direbus dengan 400 cc air
    – Biarkan hingga mendidih dan tersisa setengahnya
    – Selagi hangat, airnya diminum
    – Lakukan 2 kali sehari, masing-masing 100cc

  1. Ramuan Kedua
    Bahan-Bahan :
    - 60 gram tumbuhan Rosa multifona Thumb
    – 400cc air

    Cara Pemakaian :
    - Rosa multifona Thumb direbus dalam 400cc air
    – Biarkan hingga air mendidih dan tersisa 200cc
    – Diamkan sampai hangat dan diminum
    – Lakukan 2 kali sehari, masing-masing 100cc

  1. Ramuan Ketiga
    Bahan-Bahan :
    - 3 helai daun kelor
    – 1 siung bawang merah
    – 2 gram pulasari (kulit batang)
    – 3 gelas air

    Cara Pemakaian :
    - Cuci bersih semua bahan
    – Lalu rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas
    – Setelah dingin, airnya disaring dan diminum
    – Lakukan 2 kali sehari pagi dan sore

 Gejala Biduran

Posted in Biduran | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Biduran

Penyakit Biduran – Penyakit Biduran atau kaligata merupakan nama lain dari penyakit kulit urtikaria, adalah bilur (luka panjang seperti terkena cambuk) berupa benjolan kecil berwarna agak keputih-putihan dikelilingi warna agak kemerahan serta menimbulkan rasa gatal-gatal.

Penyakit Biduran

Penyakit Biduran

Penyakit Biduran

Terjadinya Penyakit Biduran sebagai akibat gangguan sistem kekebalan pada muka, kelopak mata, telapak tangan dan kaki atau bagian tubuh lainnya. pemicunya adalah memakan udang, kepiting, ikan asin, telur, coklat, dan dasar penyebabnya adalah “Atopi”

Atopi adalah suatu keadaan atau kelainan alergi yang sifatnya diturunkan dari dalam suatu keluarga dengan manifestasi penyakit seperti : dermatitis atopik (radang kulit yang sifatnya berulang-ulang, kelainan kulit ruam yang timbul pada tempat-tempat tertentu dengan tanda-tanda khas sesuai umur bayi, anak atau dewasa), urtikaria (biduran), asma, sering pilek dan bersin sampai hidung mampet, biasanya terdapat pula tanda dan gejala yang ada pada penderita tersebut yaitu :buras di wajah, lingkaran mata yang gelap, kulit kering dan wajah agak pucat.

Penyebab Biduran

Penyebab Penyakit Biduran adalah :

  1. Bahan yang sering berkontak dengan tubuh misalnya sabun cair, sabun antiseptik, hand and body lotion yang tidak sesuai, bedal salicyl, dan sebagainya
  2. Makanan tertentu misal ikan laut (cumi, udang)
  3. Obat seperti golongan penisilin, penghilang rasa sakit, sulfa, tetra, dan sebagainya

Penderita penyakit biduran biasanya akan mengalami benjolan atau juga bentol yang muncul di sebagian tubuhnya dan bisa juga terjadi dis eluruh tubuh. Jadi sebaiknya jika terkena biduran maka lakukan pengobatan biduran agar gejalanya tidak berubah menjadi semakin parah. Biasanya gejala penyakit biduran ini akan muncul dan akan hilang dengan cepat perlahan-lahan kurang dari 24 jam. Penyebab dari biduran sendiri adalah karena beberapa hal berikut ini seperti mengonsumsi jenis obat-obatan tertentu, karena makan-makanan tertentu, akibat infeksi pada jamur, bakteri serta bisa juga diakibatkan oleh serangan parasit.

Obat Biduran

Untuk mengobati penyakit biduran akut maka biasanya adalah solusi pertamanya karena bisa bekerja dengan lebih cepat dan bisa membantu meredakan gatal serta kemerahan dengan minum obat biduran dibawah ini :

  1. Antihisatamin
    Obat Antihistamin ini biasanya akan memblokir dan menghambat efek histamin yang bisa menyebabkan biduran muncul, sehingga akan membantu menghilangkan rasa gatal-gatal dan mampu mengurangi terjadinya suam serta kemerahan. Salah satu contohnya adalah : cetirizine, fexofenadine, loratadine, CTM, iterhistin. Sebelum memakai, maka bacalah terlebih dahulu mengenai dosis, kontraindikasi dan juga mengenai efek samping karena pada sebagian antihistamin akan memberikan efek seperti rasa kantuk.
  2. Kortikosteroid
    Obat kortikosteroid ini biasnaya diresepkan oleh dokter untuk pemakaian dalam jangka waktu yang singat dengan dosis yang tinggi. Misalnya adalah obat prednison, metil prednison, dan juga dexametason. Jenis obat kortikosteroid ini biasanya bisa membantu mengatasi masalah biduran dengan cara menekan sistem daya tahan tubuh sehingga untuk gejala penyakit biduran biasanya tidak terlalu parah dan bisa menjadi lebih ringan. Biasanya dalam penggunaan obat kortikosteroid ini lama penggunaan hanya digunakan sekitar 3-5 hari. Penggunaan dalam jangka waktu panjang sebaiknya dihindari karena akan menimbulkan berbagai efek samping dan terjadinya komplikasi seperti tekanan darah tinggi atau hipertensi, glaukoma, katarakan serta penyakit diabetes atau jika seseorang sudah menderita penyakit diabetes maka akan membuat keadaannya menjadi semakin memburuk.

Sedangkan hal yang bisa dilakukan untuk mengobati penyakit biduran kronik yang lebih sering hilang serta muncul yang akan terjadi menjadi semakin kompleks, karena selain membantu mengobati penyakit biduran yang masih saja berlangsung namun juga harus berusaha untuk menghindari dan menjauhi pemicu yang membuat biduran menjadi semakin parah atau mengalami kekambuhan. Jika Anda memiliki penyakit urtikaria atau biduran kronis serta angiodema atau terjadinya pembengkakan pada lapisan kulit yang lebih dalam. Kemungkinan Anda untuk dirujuk ke dokter kulit atau spesialis kulit. Karena angidema sendiri bisa berpeluang besar dan lebih serius untuk bisa menyebabkan terjadinya sesak nafas yang akan membuat saluran nafas mengalami pembengkakan.

  1. Salah satu jenis obat biduran kronis adalah menthol cream. Menthol cream yang saat ini banyak digunakan sebagai jalan alternatif atau juga disamping penggunaan anthistamin karena membantu meringankan dan meredakan rasa gatal-gatal pada kulit.
  2. Tablet kortikosteroid
    Tablet ini biasanya digunakan dengan dosis yang singat misalnya seperti Prednison. Kemungkinan terjadinya efek samping adalah peningkatan pada nafsu makan dan juga berat badan, perubahan suasana hati dan mengalami insomnia atau susah tidur.

Cara Mengobati Biduran Alami

Pengobatan Penyakit Biduran

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

– 3 buah asam yang sudah tua
– 1/2 sendok teh garam
– 1/2 sendok makan air kapur sirih

Cara Pemakaian :

– Masukkan buah asam, garam, dan air kapur sirih ke dalam wadah masak.
– Rebus semua bahan dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas.
– Setelah dingin, saringlah air rebusan.
– Minum ramuan 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

– Cuka beras putih secukupnya
– Jahe secukupnya

Cara Pemakaian :

– Jahe dimemarkan hingga hancur
– Lalu direbus dengan air secukupnya dan tambahkan cuka beras putih
– Biarkan hingga mendidih
– Setelah dingin air rebusannya diminum
– Lakukan 2 kali sehari

 Penyakit Biduran

Posted in Biduran | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment